TANGGAPAN SINGKAT UNTUK LUTHFI ASYAUKANIE

image

Baru2 ini AS melegalkan pernikahan menjijikkan komunitas LGBT (Lesbian Gay Bisexual dan Transgender) dan peresmiannya dianggap kaum LGBT sebagai rainbow day (hari pelangi).
Ironinya, para cendawan dan perusuh Islam dari kalangan liberalis, mengapresiasi hal ini dan menganggapnya sebagai kemerdekaan asasi individu.
Luthfi Asysyaukanie adalah salah satu contoh pembela kaum LGBT dari ratusan tokoh² liberalis tanah air. Dia mengatakan, “Jangan percaya pada orang yang mengklaim sebagai pejuang minoritas namun saat yang sama memusuhi kebebasan individu (termasuk kebebasan kaum LGBT). Sesungguhnya minoritas terkecil adalah individu2. Setiap kita adalah minoritas.”

Pasca peresmian perkawinan LGBT di Amrik, kini komunitas disorientasi seksual pun mulai menuntut hak2 mereka pula agar bisa dilegalisasi, diantaranya kaum pedofil, pencinta hewan (beastially), pencinta mayat (necrofilia), pencinta sadisme (masochisme), exhibitionism, dll… Wal’iyâdzubillâh.
Sekarang, apakah orang2 semisal Luthfi menyetujui kebebasan individu utk mengekspresikan disorientasi seksualnya dan melegalkan nya?!?!
Padahal kaum disorientasi seksual ini hakikatnya adalah orang-orang sakit jiwa yang bak petridish (cawanpetri) pembawa penyakit bagi masyarakat, baik itu penyakit seksual yang menjijikkan, penyakit moral dan penyakit pemikiran…
Nas’alullâhas Salãmah wal ‘Âfiyah…

Iklan

Penulis: @abinyasalma

A Father to his precious Daughter | A Husband to his lovely wife | A Sunni Muslim | Writer - Translator - Blogger | Love to Run | @abinyasalma

Pembaca yang baik meninggalkan komentar yang baik

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s