KARENA ILMU, ANJING PUN MENDAPAT PERLAKUAN BERBEDA

image

📌KEUTAMAAN DAN KEMULIAAN ILMU
💢Sampai 2 Ekor Anjing pun mendapat perlakuan yang berbeda

✍ قَالَ الإِمَامُ ابنُ القَيَّمِ -رَحِمَهُ الله تَعَالَى-:

❒ إنَّ اللهَ سُبْحَانَهُ جَعَلَ صَيْدَ الْكَلْبِ الْجَاهِل مَيْتَةً يَحْرُمُ أَكْلُها

❍ وأَبَاحَ صَيْدَ الْكَلْب الْمُعَلَّم وَهَذَا أَيْضَاً مِن شَرَفِ العِلْم
❒ أَنَّه لَا يُبَاح إِلَّا صَيدُ الْكَلْبِ الْعَالم

☜وأما الْكَلْبُ الْجَاهِل ُفَلَا يَحِّل أَكلُ صَيْده
⇦ فَدلَّ عَلى شَرَفِ العِلْمِ وَفَضْلِه

❍ قَالَ الله تَعَالَى: { يَسْأَلُونَكَ مَاذَا أُحِلَّ لَهُمْ قُلْ أُحِلَّ لَكُمُ الطَّيِّبَاتُ وَمَا عَلَّمْتُم مِّنَ الْجَوَارِحِ مُكَلِّبِينَ تُعَلِّمُونَهُنَّ مِمَّا عَلَّمَكُمُ اللهُ فَكُلُوا مِمَّا أَمْسَكْنَ عَلَيْكُمْ وَاذْكُرُوا اسْمَ اللهِ عَلَيْهِ وَاتَّقُوا اللهَ إِنَّ اللهَ سَرِيعُ الْحِسَابِ }
[ المائدة : 4]

■ وَلَوْلَا مَزِيَّةُ العِلْمِ والتَعْلِيمِ وَشَرَفِهِمِا
● كَانَ صَيْدُ الكَلْبِ الُمعَلَّمِ وَالْجَاهِلِ سَوَاء .

📚 مفتاح دار السعادة《1/55》.

Imam Ibnul Qoyyim -رحمه الله تعالى – berkata :

🔷Sesungguhnya Allah سبحانه وتعالى menjadikan hasil buruan dari anjing yg tidak terlatih sebagai bangkai dan haram hukumnya untuk dimakan.
🔷dan Allah membolehkan memakan hasil buruan dari anjing yang sudah terlatih. Ini karena keutamaan ilmu.
🔷Bahwasanya tidak boleh dimakan kecuali hasil buruan anjing yang sudah terlatih.

🔷Adapun anjing yg belum terlatih, maka hasil buruannya tidak halal dimakan.
🔷Hal ini menunjukan kemuliaan dan keutamaan ilmu.

✔️Allah سبحانه وتعالى berfirman:

{ يَسْأَلُونَكَ مَاذَا أُحِلَّ لَهُمْ قُلْ أُحِلَّ لَكُمُ الطَّيِّبَاتُ وَمَا عَلَّمْتُم مِّنَ الْجَوَارِحِ مُكَلِّبِينَ تُعَلِّمُونَهُنَّ مِمَّا عَلَّمَكُمُ اللهُ فَكُلُوا مِمَّا أَمْسَكْنَ عَلَيْكُمْ وَاذْكُرُوا اسْمَ اللهِ عَلَيْهِ وَاتَّقُوا اللهَ إِنَّ اللهَ سَرِيعُ الْحِسَابِ }
[ المائدة : 4]

“Mereka bertanya kepadamu, “Apakah yang dihalalkan bagi me­reka?” Katakanlah, “Dihalalkan bagi kalian yang baik-baik dan (buruan yang ditangkap) oleh binatang buas yang telah kalian ajar dengan melatihnya untuk berburu, kalian mengajarinya me­nurut apa yang telah diajarkan Allah kepada kalian. Maka ma­kanlah dari apa yang ditangkapnya untuk kalian, dan sebutlah nama Allah atas binatang buas itu (waktu melepasnya). Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah amat cepat hisab­Nya.” {Qs. Al-Maidah: 4}

🔵Kalau seandainya bukan karena keistimewaan dan kemuliaan ilmu dan mengajarkan ilmu pastilah hasil dari buruan anjing yang terlatih dan yang belum terlatih hukumnya akan sama

📚[Miftah Daaris-Sa’aadah (1/55)]

📝Alih Bahasa: Ibnu Al-Khawarizmi
{Alumni Pesantren Islam Al-Irsyad Tengaran}

🌏Posted Group Telegram Dakwah Sunnah

Posted from WordPress for Android

Iklan

Penulis: @abinyasalma

A Father to his precious Daughter | A Husband to his lovely wife | A Sunni Muslim | Writer - Translator - Blogger | Love to Run | @abinyasalma

Pembaca yang baik meninggalkan komentar yang baik

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s