Mengenal Mites (Kutu), Hama Pada Budidaya Jamur

Dalam industri jamur, keberadaan mites terkadang sangat menyebalkan. Terlebih lagi beberapa buyer (pembeli) dari luar negeri, terutama Amerika Serikat, memiliki spesifikasi standar maksimum jumlah mites. Namun, banyak yang belum faham apa itu mites dan apa saja yang sering menjadi hama bagi penanaman jamur. Artikel ini akan memberikan gambaran global dan ringkas mengenai mites pada industri jamur.

1. Termasuk grup Arthropoda yang memiliki kekerabatan dengan laba-laba.

2. Merupakan hama bagi Agaricus bisporus dan jamur lainnya.

3. Dibedakan dengan insekta dari keberadaan 8 kaki dan 2 bagian tubuh, yaitu head thorax dan abdomen.

4. Ukuran : 0.25 1.3 mm (panjang).

5. Mite terbesar yang dapat dilihat dengan mata telanjang adalah predator dan tidak berbahaya bagi panen kecuali hanya sebagai agen kontaminasi. Lanjutkan membaca “Mengenal Mites (Kutu), Hama Pada Budidaya Jamur”

Iklan

PENGENDALIAN KONTAMINASI BAKTERI Listeria monocytogenes PADA INDUSTRI PENANAMAN DAN PENGALENGAN JAMUR

Pendahuluan

Ada beberapa mikroba yang perlu diwaspadai pada industri pangan, khususnya bakteri patogen penyebab food-borne illness (keracunan makanan) seperti Clostridium botulinum, C. perfringens, grup Salmonella dan lain-lain. Namun, pengawasan terhadap L. monocytogenes tampaknya masih kurang, terutama pada industri jamur.

Listeria monocytogenes merupakan mikroba potensial yang dapat dan seringkali mengkontaminasi ready to eat food (makanan siap saji). Listeria dilaporkan sering mengkontaminasi keju soft-rippened, susu pasteurisasi, daging dan produk peternakan setengah matang. Patogen ini juga ditemukan di dalam produk segar seperti brokoli, wortel, seledri, bunga kol, ketimun, tomat, salad dan selainnya. Lanjutkan membaca “PENGENDALIAN KONTAMINASI BAKTERI Listeria monocytogenes PADA INDUSTRI PENANAMAN DAN PENGALENGAN JAMUR”