RENUNGAN : NEGERI TANPA AYAH

image

🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁🌸

1| Jika memiliki anak sudah ngaku-ngaku jadi AYAH, maka sama anehnya dengan orang yang punya bola ngaku-ngaku jadi pemain bola

2| AYAH itu gelar untuk lelaki yg mau dan pandai mengasuh anak bukan sekedar ‘membuat’ anak

Lanjutkan membaca “RENUNGAN : NEGERI TANPA AYAH”

Iklan

AYAH IKUT CAMPURLAH MEMILIH JODOH ANAKMU

image

Perempuan muda cantik dan menarik itu duduk didepan saya dengan dengan ekspresi  wajah yang hampa.
Dia datang  untuk  berkonsultasi persoalan anaknya yang terpapar pornografi. Tetapi ternyata bukan anaknya saja yang bermasalah perkawinannya sejuta  kali lebih bermasalah.

Lanjutkan membaca “AYAH IKUT CAMPURLAH MEMILIH JODOH ANAKMU”

LGBT : SEBUAH GERAKAN PENULARAN

image

Mungkin ada yang heran bertanya, kenapa saya begitu keras terhadap perilaku Lesbianism, gay, bisexual and transexualism (LGBT). Saya seakan penuh murka dan tak memberikan sedikitpun ruang toleransi bagi pengidapnya. Lanjutkan membaca “LGBT : SEBUAH GERAKAN PENULARAN”

MEMAKNAI KEMBALI “LIBERALISME”

image

🔧 MEMAKNAI KEMBALI
‌🇱‌🇮‌🇧‌🇪‌🇷‌🇦‌🇱‌🇮‌🇸‌🇲‌🇪

🎭 Para aktivitis Liberal, sering sekali menggugat dogma agama dan mempertanyakan validitas kitab suci.
🔨 Bahkan, dengan dalih liberalisme, mereka pun juga berani menggugat eksistensi tuhan.
🔩 Ketika mereka berhasil mendekonstruksi ajaran agama lain, kini mereka sekarang sedang berupaya untuk mengarahkan aksi liberalisasi kepada agama Islam.
Lanjutkan membaca “MEMAKNAI KEMBALI “LIBERALISME””

“HIKMAH” DARI SEORANG GANDHI…

image

🍃 “HIKMAH” DARI SEORANG
‌🇬‌🇦‌🇳‌🇩‌🇭‌🇮

▪Siapa gerangan yang tak mengenal “Mohandas Karamchand Ghandi” alias “Mahatma Gandhi”?
🔻Seorang karismatik yang diberi gelar Father of Nation (Bapak Negara).
🔻Dia berjuang untuk melepaskan tirani kolonialisme Inggris dengan cara civil disobedience (ketidakpatuhan masyarakat sipil) yang dibangun di atas prinsip ahimsa (non kekerasan) sehingga membawa kepada kemerdekaan India. Lanjutkan membaca ““HIKMAH” DARI SEORANG GANDHI…”

LABEL WAHHABI, TERNYATA DARI ORIENTALIS

image

💬 Dr. Nâshir Tuwaim mengatakan :

“Kaum Orientalis terdahulu, menggunakan istilah ‘Wahhâbiyyah, Wahhâbî, Wahhâbis’ di dalam artikel-artikel dan buku-buku mereka untuk menisbatkan istilah ini kepada gerakan dan pengikut Syaikh Muhammad Ibn ‘Abdul Wahhâb. 
Beberapa Orientalis bahkan memperluas penggunaannya dengan memasukkan istilah ini sebagai :
📒 judul buku mereka, semisal Burckhardt,  Brydges dan Cooper, 
📒 atau sebagai judul artikel mereka, seperti Wilfred Blunt, Margoliouth, Samuel Zwemer, Thomas Patrick Hughes, Samalley dan George Rentz. 
Mereka melakukan hal ini walaupun sebagian dari mereka mengakui bahwa musuh-musuh dakwah inilah yang menggunakan istilah ini untuk menggambarkannya, padahal para pengikut Syaikh Muhammad Ibn ‘Abdul Wahhâb tidak pernah menyandarkan diri mereka kepada istilah ini.

Lanjutkan membaca “LABEL WAHHABI, TERNYATA DARI ORIENTALIS”

ANTARA SUMPAH PEMUDA DENGAN PEMUDA SAMPAH

image

Melihat di media, rame2 pada membicarakan sumpah pemuda. Media, dan masyarakat secara umum menilai, bahwa pemuda yang berprestasi, terlebih di kancah internasional, dialah pemuda yg menjunjung tinggi nilai2 sumpah pemuda.

Dan kita sebagai bangsa yg berketuhanan, kita memiliki sarana utk menilai mana prestasi yg laik utk disyukuri dan diakui sebagai prestasi, dan mana prestasi yg harus ditangisi.

Pemuda mencerminkan kekuatan. Namun pemuda yg kalah oleh hawa nafsunya adalah pemuda yg lemah!

“Bukanlah orang yg kuat itu adalah yg sanggup menjatuhkan seseorang dalam duel. Orang kuat adalah yg sanggup menguasai dirinya tatkala dia marah.”

Lanjutkan membaca “ANTARA SUMPAH PEMUDA DENGAN PEMUDA SAMPAH”

KLARIFIKASI DAN PERMOHONAN MAAF TENTANG ARTIKEL “TETESAN MUKJIZAT AL-QUR’ÂN”

image

☝Saya, Abû Salmâ Muhammad Rachdie, dengan ini telah melakukan kesalahan dan kekeliruan saat menerjemahkan artikel yang di dalamnya berisi “mukjizat” al-Qur’ân berupa bilangan dan angka-angka tertentu. Artikel ini pada asalnya berbahasa Arab, dan dishare oleh guru kami, al-Ustadz DR Nurul Mukhlishin Asyrafuddin, Lc, MA di grup Multaqo ad-Du’at ilallah. Karena isinya yang menarik, maka saya tertarik untuk segera menerjemahkannya dan menyebarkannya ke beberapa media sosial.

▪Sebenarnya, di dalam artikel aslinya yang berbahasa Arab, ada 3 tema, dan tema ketiga adalah keajaiban surat al-Hadid yang sengaja tidak saya sertakan dan terjemahkan karena saya melihat ada beberapa keganjilan dan keanehan, serta cenderung takalluf. Diantara bentuk takalluf tersebut adalah : Lanjutkan membaca “KLARIFIKASI DAN PERMOHONAN MAAF TENTANG ARTIKEL “TETESAN MUKJIZAT AL-QUR’ÂN””

WASPADAI PORNOGRAFI ANAK

Barusan nonton Basa Basi di Trans TV. Bintang tamunya Bu Elly Risman. Ngeri sekaligus bikin sedih. Musibah paling bahaya adalah ketika kita ga sadar kalau dalam bahaya besar. Kurang lebih ini kesimpulannya. Untuk para orang tua, silahkan dibaca.

Apa yang beliau paparkan, shocking banget buat para orangtua yang hadir.
Pemaparan awal tentang kesalahan-kesalahan komunikasi orang tua pada anak, bicara terlalu cepat,
bicara terlalu banyak, (ngomel) yang tidak perlu, tanpa sadar berbohong, mengkritik, mengenggurui, dll.

Lanjutkan membaca “WASPADAI PORNOGRAFI ANAK”

Menangkal radikalisme dg islam nusantara = Kebodohan!!

Dalam cuplikan wawancara (Jawa Pos Senin, 27/07/15), Said Aqil Siradj menyatakan bahwa bahwa islam nusantara hadir sebagai jawaban atas paham radikal, yg menurutnya, adalah pemahaman Islam yg menganggap ajaran mereka paling benar dan di luar paham mereka adalah salah! Jk ini yg dimaksud dg radikal, saya yakin ‘beliau’ jg masuk dlm definisi ini.

Jg, dg menyajikan islam nusantara yg “tdk mengajarkan utk membenci, membakar atau bahkan membunuh”, ini menunjukkan inkonsistensi NU, jk beliau berbicara atas nama organisasi tsb. Sebab, jk kita bertanya kpd ‘beliau’, apa sikap dan sumbangsih NU dalam melawan penjajah dan kemerdekaan negara kita? Semua orang haqqul yaqin akan mendengar jawaban, “Banyak!!” Nah, apakah ketika itu masyarakat NU hanya ‘omdo’?! Tdk membenci, membakar bahkan membunuh?! Kita yakin bahwa jawabannya adalah, “mustahil!!”

Lanjutkan membaca “Menangkal radikalisme dg islam nusantara = Kebodohan!!”